Apresiasi Walikota, APPSI Bitung Dukung Transaksi Digital Solusi Menutup Kebocoran Sistemik

Bitung3677 Dilihat

sergap24.com || Kota Bitung – SULUT, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Bitung Mengapresiasi Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri MM, yang mendapatkan penghargaan dari Bank Indonesia, atas pemberlakuan program pasar Digital, yang diberlakukan di Pasar Cita Pusat Kota.

Menurut APPSI konsep digitalisasi Pasar adalah materi yang tertuang dalam nota kesepahaman bersama pemerintah , untuk penataan, pemberdayaan dan Digitalisasi Pasar rakyat.

 

Tujuan digitalisasi transaksi Pasar rakyat adalah semata mata memperbaiki sistem penagihan menjadi lebih maksimal, dan meminimalisir Kebocoran yang terjadi secara sistemik yang masih marak terjadi di pasar rakyat.

Direktur eksekutif APPSI Bitung Haji Harsono Muhammad berterimakasih kepada Walikota Ir Maurits Mantiri MM, yang juga ketua Dewan Pertimbangan APPSI Kota Bitung, yang telah mengakomodir aspirasi organisasi, dalam mendorong penagihan yang lebih profesional, dan memperbaiki dugaan kebocoran penagihan, akibat sistem manual oleh kolektor.

 

 

” Luar biasa pak Maurits Mantiri. Selamat kepada pemerintah kota Bitung. Secara nasional memang digitalisasi transaksi selalu kami dorong diberlakukan, agar semua penagihan maksimal masuk ke kas Operator pasar. Kami juga sudah menyurat berkali-kali dalam rangka menyampaikan solusi, atas neraca keuangan pengelola yang tidak berimbang”, Tegas Harsono.

Haji Harsono yang juga dosen aktif Di Stisip Meredeka Manado mengungkapkan, desakan digitalisasi ini menjadi penting, karena banyak temuan2 organisasi terkait laporan lapangan, atas berbagai dugaan Kebocoran.

 

Organisasi menurut Harsono, mendapatkan informasi Kebocoran penagihan sistemik atas pembayaran sewa kios lapak, juga adanya dugaan pemotongan penagihan jasa pelayanan pasar setiap hari dan transaksi jual beli kios dipasar tertentu, yang terjadi ditingkat unit pasar, bahkan dengan menggunakan rekening pribadi.

 

” digitalisasi transaksi ini adalah solusi jangka panjang, agar dugaan dugaan Kebocoran sistemik ini tidak terjadi lagi. Kasihan pedagang yang akhirnya membayar kepada perusahaan, yang kemudian tidak berdampak balik bagi pelayanan pasar”, Ungkap Harsono.

Harsono mengakui, semua dugaan dan data ini sudah disampaikan kepada ketua Dewan Pertimbangan APPSI. semoga transaksi digital pasar rakyat ini akan berlaku bagi seluruh pasar tidak hanya di pasar cita.

 

Pada bagian lain, Harsono berharap pedagang pasar mendukung program digitalisasi pasar rakyat yang menjadi program pemerintah Maurits Mantiri, yakni Bitung Kota Digital. Karena seluruh kebijakan pemerintah ini, adalah upaya progresif memperbaiki pasar rakyat demi pembangunan ekonomi daerah. Bravo Maurits Mantiri…*** (I.R)