Titik Terang Terduga Pelaku Pembobol Rumah Milik Pimpinan Redaksi Media Online detikPerkara di Griya Abadi II Tegalpapak

Padeglang71 Dilihat

PANDEGLANG|sergap24.com- Pembobol Rumah milik Pemimpin Redaksi Media Online detikPerkara di Perumahan Griya Abadi II Tegalpapak Mbah Gelung Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten mulai menemukan titik terang, Pasalnya. Lelaki terduga pelaku inisial Oi warga Desa Kubangkampil lewat pesan singkat WhatsApp meminta maaf dan berjanji akan datang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Kronologi kejadian pada Kamis 24 Mei 2024 malam sekitar pukul 22:00 Wib kami sekeluarga pergi untuk membeli nasi goreng ke pasar dan hujan deras pada malam itu dimanfaatkan pencuri dengan cara membobol jaring roster dan membuka kunci dalam pintu,” terang Kasman selaku Pemilik Rumah.

Kasman menyampaikan bahwa kejadian pembobolan rumahnya di wilayah Perumahan Griya Abadi II Tegalpapak terlihat janggal sebab menurutnya pencuri tidak melakukan pembobolan lewat jendela ataupun pintu luar melainkan dari roster.

“Ada sepasang suami istri yang lama numpang tinggal di rumah saya, dan kebiasaan mengunci pintu dan membukanya dilakukan olehnya namun awalnya tidak ada kecurigaan terhadap sepasang suami istri tersebut setelah dilakukan pemeriksaan Cctv di tiga titik kejadian barulah ada tanda – tanda mencurigakan,” papar Kasman yang tidak lain adalah Pemimpin Redaksi Media Online detikPerkara.

Pemimpin redaksi media online itu juga menceritakan tentang adanya titik terang terduga pelaku setelah melakukan penelusuran terkait dengan kendaraan bermotor yang dicuri oleh pelaku dan membuahkan hasil yang pada akhirnya kendaraan bermotor ditemukan di Desa Kubangkampil Kecamatan Sukaresmi.

“15 hari sebelum kejadian terduga pelaku inisial Oi tidak lagi numpang tinggal dikediaman saya akan tetapi empat hari sebelum kejadian yang bersangkutan (Oi-red) ikut makan bersama teman – teman saya dirumah, setelah itu selang beberapa hari terjadi pembobolan rumahnya,” ucapnya.

Bahkan ungkap Pemimpin Redaksi Media Online detikPerkara itu, terduga pelaku sempat meminta maaf satu bulan setelah kejadian lewat pesan singkat WhatsApp.

“Pada minggu 02 Juni 2024 sekitar pukul 12:46 terduga pelaku meminta maaf lewat pesan singkat WhatsApp dan berjanji akan datang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya akan tetapi hingga saat ini belum ada keseriusan dari terduga pelaku untuk pertanggungjawaban atas perilaku tidak terpujinya,” beber Pemimpin Redaksi detikPerkara Kasman. (Jaka S)