Bupati Rohil Afrizal Sintong SIp MSi Terima Pehargaan Dalam Pengentasan Stunting dan Kemiskinan

Rokan Hilir145 Dilihat

Rohil Riau Sergap 24.com – Afrizal Sintong SIp MSi menerima penghargaan atas kinerjanya yang membantu Pemerintah Indonesia dalam pengentasan stunting di Indonesia melalui gerakan Bersama Entaskan Stunting (BERES), di kutip jum’at 27/10/023, diselenggarakan di Studio 1 Kompas TV Jakarta.

BERES merupakan program terukur untuk mencegah dan mengatasi stunting dalam bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT), diberikan kepada balita berat badan tidak naik, berat badan kurang, dan gizi kurang.

Bupati Rohil Afrizal Sintong merupakan salah satu dari beberapa kepala daerah yang berhasil melakukan pengentasan stunting yang mendapatkan penghargaan itu, Acara tersebut, dihadiri langsung Wakil Presiden (Wapres) KH Maruf Amin .

“Saya memberikan apresiasi kepada KADIN dan Kelompok Kompas-Gramedia atas komitmennya untuk terlibat aktif dalam percepatan penurunan stunting melalui Gerakan BERES,” ujar Wapres Maruf Amin.

Pada kesempatan tersebut, Maruf memberikan arahan kepada para pemangku kepentingan dalam pengentasan stunting, ada beberapa langkah yang disampaikan Ma’aruf. “Mari terus lanjutkan sinergi untuk menurunkan prevalensi, menciptakan generasi emas 2045, dan wujudkan Indonesia bebas stunting,” tambah Maruf.

Untuk diketahui, Rokan Hilir (Rohil) sendir, kasus stunting mengalami penurunan yakni sebanyak 404 anak yang tersebar untuk 7 kecamatan yang terdiri dari 16 kepenghuluan, sedangkan pada tahun 2020 sebanyak 506 anak tersebar di 9 kecamatan dan berada di 21 kepenghuluan.

“Tahun 2021, Rohil 29,7 persen, Alhamdulillah turun di 2022 menjadi 14,7 persen,” ucap Afrizal.

Afrizal Sintong sangat mendukung komitmen publik, percepatan pencegahan penanganan stunting terintegrasi di kabupaten rokan hilir khusunya, Bupati berharap supaya penanganan stunting terlaksana dengan serius dan pemerintah daerah senantiasa dapat memberikan dukungan penuh dalam penanganan stunting tersebut.

Sedangkan untuk kemiskinan ekstrim lanjut Bupati, saat ini masih ada warga yang berpenghasilan 11rib per orang per hari atau berpenghasilan 1,2 juta perbulan per keluarga, Tercatat pada sinkronisasi data P3KE sebanyak 56.000 masyarakat termasuk dalam data DTKS.

Total biaya yang kita keluarkan untuk penanggulangan kemiskinan ekstrim tahun 2023 mencapai 121,9 miliar.

Program penanggulangan itu melibatkan beberapa dinas:
1. Dinas kesehatan.
2. Dinas koperasi.
3. Dinas ketenagakerjaan.
4. Dinas Pendidikan.
5. Dias sosial dan Perkim” papar Afrizal. (S2)

A.lingga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *