Ditreskrimsus Polda Sumsel Amankan 2 Orang Tersangka Penyimpangan BBM Subsidi Jenis Solar

Sumsel169 Dilihat

Palembang-sergap24.com

Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel melakukan penyelidikan Senin 08-01-2024, lalu melihat pelaku inisial HC yang sedang melakukan pengisian BBM secara berulang- ulang di SPBU 24.307.155 dijalan raya tanjung Api-api kecamatan talang kelapa kabupaten banyuasin.ungkapnya

Kemudian tim menghampiri pelaku inisial HC dan ditemukan didalam mobil yang dikendarai pelaku terdapat 1 (satu) beby tedmod yang terhubung dengan tangki yang sudah dimodifikasi,

Kemudian pelaku HC berikut karyawan SPBU inisial IZ diamankan,lalu pada saat diamankan pelaku HC menerangkan melakukan pengisian BBM secara berulang-ulang disuruh oleh pelaku inisial HD alias T, juga Barcode untuk pengisian BBM pelaku didapat dengan cara membeli dengan rekan sesama sopir, atas kejadian tersebut pelaku diamankan oleh tim Ditreskrimsus Polda Sumsel untuk proses lebih lanjut.

“Dan modus tersangka melakukan pengisian BBM jenis solar secara berulang- ulang atas perintah dari pelaku inisial HD alias T.

Dalam melakukan pengiriman BBM secara berulang- ulang tersangka HC menggunakan kendaraan mobil Box yang didalamnya bermuatan Beby Tedmod ukuran 1000 liter yang terhubung ketengki yang sudah dimodifikasi .

Tersangka HC melakukan pengisian BBM jenis solar yang secara berulang- ulang , atas perintah dari pelaku HD alias T dengan upah sebesar Rp 2500.000, (Dua ratus lima puluh ribu rupiah ) ujarnya

Setelah selesai melakukan pengisian BBM secara berulang- ulang, tersangka HC biasanya menunggu perintah untuk memindahkan langsung kemobil lain.

“Tersangka I Z bekerja sebagai karyawan SPBU, setiap pengisian BBM tersangka I Z mendapatkan imbalan sebesar Rp 20.000,-(dua puluh ribu rupiah) dalam 1(satu) kali pengisian tengki modifikasi sebanyak 100 / rit yang dicatat dan dibayar.

Saat pelaku selesai melakukan kegiatan pengisian BBM pada hari itu, Ditreskrimsus unit IV Tipidter polda sumsel langsung amankan barang bukti.

Satu unit mobil box merk Mitsubishi Colt L300 warna Hitam no. Pol BG 1158 JO yang didalam berisi 1(satu) Beby Tedmod kapasitas 1000 Liter dengan jumlah yang telah di isi BBM jenis solar sebanyak 298 liter, dan 24 lembar kode Barcode MY Pertamina,
1 unit mesin pompa merk Transperpump. 2 buah selang ukuran panjang 2,5meter, dan 1 unit Headphone merk Realme 5 Pro. Nota catatan pengisian BBM jenis solar, Bebernya

Kedua tersangka yang saat ini ditahanan Polda Sumsel,dijerat dalam pasal 55 UU RI NO. 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah pasal 40 angka 9 UU RI No 6 Tahun 2023 Tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. Setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan atau niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah, dapat di pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi RP 60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah).

Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol Narto bersama awak media langsung memeriksa mobil box yang digunakan pelaku yang sudah dimodifikasi yang didalamnya bermuatan Beby tedmod.

“Kabidhumas kombes Pol Narto
menghimbau agar masyarakat Sumatera Selatan dapat membantu dan mengawasi adanya penyelewengan dan penyimpangan penyalah gunaan BBM bersubsidi ini, agar dapat melaporkan ke Polda Sumsel dan jajarannya.atau lewat website Banpol

“Ini sangat merugikan masyarakat,” Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmat Wibowo S.I.K. memberikan perhatian khusus terhadap kasus penyimpangan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi ini,” ungkapnya

Pewarta karman69
Publisher k69