Humas SWI Sumsel Mengutuk Keras Atas Terjadinya Penganiayaan Terhadap Wartawan

Sumsel390 Dilihat

Sumsel sergap24.com

Lagi-lagi di era jaman keterbukaan dan kemerdekaan pers saat ini ternyata masih terjadi tindak kekerasan terhadap wartawan, kali ini wartawan Benuanews.com bernama Wahyudi, di keroyok Oleh DN Cs yang di duga membekingi pembangunan infrastruktur jalan di desa Tapus kecamatan Pampangan,kabupaten ogan komering Ilir tersebut.

“Karman SH selaku humas Sekber wartawan Indonesia ( SWI )Sumsel, Mengutuk Keras atas terjadinya insiden penganiayaan yang menimpa seorang wartawan Benuanews.com.yaitu Wahyudi ,Ungkapnya

“Lanjut, saat awak media meminta tanggapan nya terkait insiden Penganiayaan wartawan, Karman SH selaku humas di SWI mengatakan secara jelas dan tegas , bahwa kemerdekaan pers telah dijamin oleh UU Pers No. 40 tahun 1999. Artinya sudah jelas amanah UU tersebut, bahwa kemerdekaan pers dijamin dalam UUD 1945.

“Juga perlu di ketahui Pers sebagai media control tercantum dalam UU Nomor 40 tahun 1999 pasal 6 butir (d) yang berisi melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal- hal yang berkaitan dengan kepentingan umum, sehingga Pers sebagai control sosial merupakan Penghubung antara pemerintah dan rakyat,ungkap nya

“Tetapi faktanya masih ada tindak kekerasan terhadap insan pers yang sedang menjalankan profesinya sebagai jurnalis,”bebernya Karman selaku Humas SWI Sumsel kepada awak media
Kamis (19/10/2023).

“Beliau juga meminta kepada Kapolda Sumatera Selatan untuk segera Memerintahkan jajarannya untuk menangkap pelaku, dan siapa saja yang terlibat dalam kasus penganiayaan kepada wartawan yang sedang menjalankan tugas selaku control sosial, pungkasnya ,

Pewarta Ardianyah S.IP
Publisher krm69