Pagar SD N 1 Belida Darat Belum Genap 1 Tahun Sudah Roboh, Akibat kurangnya Pengawasan

Sumsel844 Dilihat

MUARA ENIM // sergap24.com

Akibat kurangnya pengawasan dari pihak terkait Dinas Muara Enim pembangunan pagar Tembok sekolah SDN 1 Belida Darat, kecamatan Lembak, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatra Selatan belum genap,1 tahun dibangun sudah roboh, Rata dengan Tanah, 07-02-2024,

Dari hasil investigasi Tim Media di lokasi benar adanya pagar tembok sekolah SDN 1 Belida Darat sudah ambruk rata dengan tanah melihat kondisi bangunan tembok tersebut sudah dapat di pastikan saat pembangunan kurang nya pengawasan dari pihak dinas terkait kabupaten Muara Enim,

mengutip dari keterangan warga setempat dan juga wali murid SDN1 Belida Darat mengatakan bahwa, saat pengerjaan awal dapat di pastikan tidak sesuai dengan spesifikasi dan RAB. maka itu hasil nya tentu saja tidak berkualitas hingga seperti saat ini, jadinya namun masih bersyukur tidak memakan korban kalau sampai ada anak anak SD yang di tertimpa reruntuhan tembok akan sangat fatal akibatnya,.

“menyikapi kejadian ini Warga dan awak media mencoba konfirmasi kepada dinas terkait dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Tim Pelaksana Kerja (TPK) serta tim monitoring dan meminta pihak terkait lebih cermat dalam melakukan pengawasan, hingga gak ini tak terjadi lagi ke depannya ungkap beberapa wali murid yang tidak ingin di sebutkan nama nya,

Bangunan Pagar Sekolah SDN 1 Belida Darat ini dapat di ketahui pihak pekerja nya terliha pada plang informasi kegiatan yang masih terpasang di lokasih,
dalam pengunaan anggaran pembangunan pagar sekolah SDN 1 Belida Darat tersebut bersumber dari dana APBD dengan nilai Rp, 199,080,00 juta yang telah di garap oleh konsultan pengawas
(CV BERKAH CAHAYA.)

Sementara itu PPK dinas pendidikan kabupaten Muara Enim, Tarzan ketika dikonfirmasi melalui telpon pribadinya, mengatakan ( Kami sdh cek ke lokasi kemaren ) hanya itu yang dia ucapkan,

“ia juga mengatakan Belum terdapat kejanggalan Seperti, kedalaman pondasi. cakar ayam, adukan semen, masih dalam batas wajar sementara diduga akibat terlalu lama tergenang air,” tutur Tarzan pada Selasa (06/02/24)

berbeda dengan yang disampaikan Kepala SDN 01 Belida Darat, Suarno ia menyampaikan kepada media ini, bahwa itu penyebabnya.

“Salah satunya kebanjiran dan kurang dalamnya galian pondasi,” terang Suarno.

masyarakat Belida Darat khususnya meminta pihak terkait lebih serius menangani kasus-kasus seperti ini karena ini sangat merugikan negara,

Pewarta Tim
Editor K69

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *